Mulyana Mogus

CV - MULYANA

 

Born in 1984, Bandung, Indonesia.

 

 

 

Graduate/ Training:

 

2005              Jurusan Pendidikan Seni Rupa, UPI, Bandung.

 

2004-2005    Jurusan Menejemen lembaga Keuangan Islam, ISID Gontor, Ponorogo.

 

 

 

Selected Solo Exhibitions

 

2012

Mogus World, Galeri Gerilya, Bandung; and Kedai Kebun Forum, Yogyakarta.

 

2007

Time after Time”, Niagara Sarang Setan, Bandung.

 

 

 

Selected Grou[ Exhibitions

 

2017

“ART|JOG|10:Changing Perspective”, Jogja National Museum, Yogyakarta

 

2016

Imaginarium : Over The Ocean, Under The Sea, Singapore Art Museum, Singapura

 

Artstage Singapore, Artporters, Singapore

 

2015

 

Let Me Know You More, Chandan Gallery, Kuala Lumpur, Malaysia

 

2014

 

Bandung New Emergence, Selasar Sunaryo Artspace, Bandung

 

4 Artists of Nafas Residensi, Yogyakarta; and Kuala Lumpur, Malaysia

Silent Prayers

Variable dimensions | Knitting yarn, dacron, plastic net, and iron beads

2017

Concept

Apa yang terlintas dalam pikiranmu jika harus mendefiniskan arti atau makna doa? Apa yang bisa mengubah prespektifmu jika tidak percaya doa? Nasihat Bapak yang selalu saya ingat dan terngiang dalam pikiran saya adalah “hidup itu harus penuh dengan doa”.

Doa adalah harapan. Manusia barangkali tidak bisa hidup tanpa mempunyai harapan; yang bertransformasi menjadi keyakinan dan keinginan untuk mencapai sesuatu dan mengharuskan kita bergerak, serta mengusahakan terjadinya apa yang diinginkan.

Implementasi doa ini saya coba terapkan dalam karya ‘Silent Prayer’. Instalasi rajutan berupa kiasan koral mati diharapkan menjadi pengingat untuk lebih mawas diri terhadap keberadaan lingkungan sekitar. Alam rusak tidak akan pernah kembali baik jika tidak menjaganya. Doa bisa jadi hanya sebuah panggilan dan harapan kosong tanpa adanya perbuatan untuk merealisasikannya.

 

What goes through your mind when must define the interpretation or the meaning of a prayer? What can change your perspective if you don't believe in prayer? One advice from my father that I always remember and stuck in my mind is "life must be filled with prayers".

A prayer is a hope. A human being may not be able to live without hope, that would transform into a fait and a desire to achieve something and force us to move and make an effort to make what we want comes true.

I try to apply this implementation of prayer in this piece of work, 'Silent Prayer'. A knitting installation as a metaphor for dead coral that, hopefully, can be a reminder for us to be more aware of the environment around us. If we don't care, we won't be able heal the damaged nature. A prayer can only be a calling and an empty hope without an effort to realize it.

 

This work was made with the help of:

Mogus House:

Dian Fidianingrum

Trisna Hakiki Mochtar

Laurensia Tanesi Lalong

Ari Novita

Maimunah Reto Aviena

Novri Sentot Bintangu

Warsito

Norita Wibowo

Bu Maratus

 

Mogus Workshop Sorogenen & Kaliurang:

<&