Budi Kustarto

1972

Born in Banyumas, Central Java, Indonesia    


Education

1993 - 2003

Studied at the Indonesia Institute of Art Sculpture Department, Yogyakarta, Indonesia.


Solo Exhibition

2015

Malleable. Solo Project #4 FCC. sarang Building Jogjakarta.


Selected Exhibitions   

2017

“ART|JOG|10: Changing Perspective”, Jogja National Museum, Yogyakarta, Indonesia


2017

" Art-Tivities Now", at Breeze Art Space , Tangerang, Banten, Jawa Barat, Indonesia


2016

"Kronotopos", Bienale Jawa Tengah #1,  Semarang, Jawa Tengah, Indonesia


2016

"Behind Foreign Lands", Soka Art Center, Beijing, China

"Pamerkan Saja!",  Bentara Budaya Yogyakarta, Indonesia


2015

"Belum Ada Judul",Exhitions and Enin Suprianto's book lounching, Sangkring Art Space, Yogyakarta, Indonesia 

"Kepada Republik",  Gedung DPR RI Jakarta, Jakarta, Indonesia


2014

“Masters of Modern Indonesian Portraiture”, The National Portrait Gallery, Canberra, Australia

"Trienal Seni Patung #2, Versi”, Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Indonesia

" Melihat Indonesia", Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta, Indonesia

FCC, Indonesia

Benda benda menyusun ruang yang tak diam dan inspirasi

163 x 300 cm | Oil on canvas

2017

Concept

Benda-benda di sekitar kita seperti bohlam, penggaris, lipstik, pisau, gunting, dan seterusnya bisa saja dipakai sebagai mainan bagi anak-anak tanpa mengetahui atau mempedulikan fungsinya. Sebagai orang dewasa, kita tak selalu tahu apa yang ada di dalam pikiran dan imajinasinya. Tentu saja mereka tidak sekedar objek, ada fungsi, tujuan penciptaan, juga memiliki ceritanya sendiri. 

Dalam karya ini, saya melakukan eksperimen estetis dengan menambah, menggabungkan, mengurangi, mendistorsi dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Setelah itu objek-objek tadi diletakkan pada permukaan genangan air. Dari percobaan itu, saya mendapati refleksi ruang visual yang tidak terduga. Penampakan yang muncul lantas difoto, dan memindahkannya pada kanvas. 

  

Children may use objects found around us like bulb, ruler, lipstick, knife, scissor etc. as their toys without knowing or caring their functions. As grown up, we don't always know what's on their minds or imaginations. Surely those objects are not only object per se, they have function, the reason they were made, and their own stories. 

In this piece of work, I do aesthetic experimentation by adding, mixing, reducing, distorting one form to other form. Afterward, I put those objects in the puddle. From that experiment, I found a reflection of an unexpected visual room. I took a photograph of the appearance and moved it on canvas. 

Benda benda menyusun ruang dan inspirasi

25 x 118 x 34 cm | Resin, glass, rubber and plastic

2017

Concept

Benda-benda di sekitar kita seperti bohlam, penggaris, lipstik, pisau, gunting, dan seterusnya bisa saja dipakai sebagai mainan bagi anak-anak tanpa mengetahui atau mempedulikan fungsinya. Sebagai orang dewasa, kita tak selalu tahu apa yang ada di dalam pikiran dan imajinasinya. Tentu saja mereka tidak sekedar objek, ada fungsi, tujuan penciptaan, juga memiliki ceritanya sendiri. 

Dalam karya ini, saya melakukan eksperimen estetis dengan menambah, menggabungkan, mengurangi, mendistorsi dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Setelah itu objek-objek tadi diletakkan pada permukaan genangan air. Dari percobaan itu, saya mendapati refleksi ruang visual yang tidak terduga. Penampakan yang muncul lantas difoto, dan memindahkannya pada kanvas.

  

Children may use objects found around us like bulb, ruler, lipstick, knife, scissor etc. as their toys without knowing or caring their functions. As grown up, we don't always know what's on their minds or imaginations. Surely those objects are not only object per se, they have function, the reason they were made, and their own stories.

In this piece of work, I do aesthetic experimentation by adding, mixing, reducing, distorting one form to other form. Afterward, I put those objects in the puddle. From that experiment, I found a reflection of an unexpected visual room. I took a photograph of the appearance and moved it on canvas. 

Bunga Merah

149 x 217 cm | Oil on canvas

2015 - 2017

Concept

Benda-benda di sekitar kita seperti bohlam, penggaris, lipstik, pisau, gunting, dan seterusnya bisa saja dipakai sebagai mainan bagi anak-anak tanpa mengetahui atau mempedulikan fungsinya. Sebagai orang dewasa, kita tak selalu tahu apa yang ada di dalam pikiran dan imajinasinya. Tentu saja mereka tidak sekedar objek, ada fungsi, tujuan penciptaan, juga memiliki ceritanya sendiri. 

Dalam karya ini, saya melakukan eksperimen estetis dengan menambah, menggabungkan, mengurangi, mendistorsi dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Setelah itu objek-objek tadi diletakkan pada permukaan genangan air. Dari percobaan itu, saya mendapati refleksi ruang visual yang tidak terduga. Penampakan yang muncul lantas difoto, dan memindahkannya pada kanvas. 

  

Children may use objects found around us like bulb, ruler, lipstick, knife, scissor etc. as their toys without knowing or caring their functions. As grown up, we don't always know what's on their minds or imaginations. Surely those objects are not only object per se, they have function, the reason they were made, and their own stories. 

In this piece of work, I do aesthetic experimentation by adding, mixing, reducing, distorting one form to other form. Afterward, I put those objects in the puddle. From that experiment, I found a reflection of an unexpected visual room. I took a photograph of the appearance and moved it on canvas. 

Hutan

150 x 200 cm | Oil on canvas

2015 - 2017

Concept

Benda-benda di sekitar kita seperti bohlam, penggaris, lipstik, pisau, gunting, dan seterusnya bisa saja dipakai sebagai mainan bagi anak-anak tanpa mengetahui atau mempedulikan fungsinya. Sebagai orang dewasa, kita tak selalu tahu apa yang ada di dalam pikiran dan imajinasinya. Tentu saja mereka tidak sekedar objek, ada fungsi, tujuan penciptaan, juga memiliki ceritanya sendiri. 

Dalam karya ini, saya melakukan eksperimen estetis dengan menambah, menggabungkan, mengurangi, mendistorsi dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Setelah itu objek-objek tadi diletakkan pada permukaan genangan air. Dari percobaan itu, saya mendapati refleksi ruang visual yang tidak terduga. Penampakan yang muncul lantas difoto, dan memindahkannya pada kanvas. 

  

Children may use objects found around us like bulb, ruler, lipstick, knife, scissor etc. as their toys without knowing or caring their functions. As grown up, we don't always know what's on their minds or imaginations. Surely those objects are not only object per se, they have function, the reason they were made, and their own stories. 

In this piece of work, I do aesthetic experimentation by adding, mixing, reducing, distorting one form to other form. Afterward, I put those objects in the puddle. From that experiment, I found a reflection of an unexpected visual room. I took a photograph of the appearance and moved it on canvas. 

Samar Terlihat Setangkai Daun

146 x 213 cm | Oil on canvas

2015 - 2017

Concept

Benda-benda di sekitar kita seperti bohlam, penggaris, lipstik, pisau, gunting, dan seterusnya bisa saja dipakai sebagai mainan bagi anak-anak tanpa mengetahui atau mempedulikan fungsinya. Sebagai orang dewasa, kita tak selalu tahu apa yang ada di dalam pikiran dan imajinasinya. Tentu saja mereka tidak sekedar objek, ada fungsi, tujuan penciptaan, juga memiliki ceritanya sendiri. 

Dalam karya ini, saya melakukan eksperimen estetis dengan menambah, menggabungkan, mengurangi, mendistorsi dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Setelah itu objek-objek tadi diletakkan pada permukaan genangan air. Dari percobaan itu, saya mendapati refleksi ruang visual yang tidak terduga. Penampakan yang muncul lantas difoto, dan memindahkannya pada kanvas. 

  

Children may use objects found around us like bulb, ruler, lipstick, knife, scissor etc. as their toys without knowing or caring their functions. As grown up, we don't always know what's on their minds or imaginations. Surely those objects are not only object per se, they have function, the reason they were made, and their own stories. 

In this piece of work, I do aesthetic experimentation by adding, mixing, reducing, distorting one form to other form. Afterward, I put those objects in the puddle. From that experiment, I found a reflection of an unexpected visual room. I took a photograph of the appearance and moved it on canvas.