Davy Linggar ft. Tulus


Born July 8, 1974, Jakarta Indonesia

Selected Solo Exhibitions
2015
“FILM”, The Papilion, Jakarta, Indonesia
2008
“Sketch, Photo, Image”, Ark Galerie, Jakarta, Indonesia
1999
“Black & White”, Galery Cahya, Jakarta, Indonesia

Selected Group Exhibitions
2018
“ARTJOG Enlightenment”, Jogja National Museum, Yogyakarta, Indonesia
2017
“ARTJOG Changing Perspective”, Jogja National Museum, Yogyakarta, Indonesia
2016
“ARTJOG Universal Influence”, Jogja National Museum, Yogyakarta, Indonesia
2015
“Jogja Art Moments”, Jogja National Museum, Yogyakarta, Indonesia
“After Utopia, Revisiting the Ideal in Asian Contemporary Art”, Singapore Art Museum, Singapore
“No Other Color”, Kunstkring Gallery, Jakarta, Indonesia

Other
2014
Indonesian Photography Awards from Government of Republic of Indonesian
2012
Pinkswing Park, in collaboration with Agus Suwage is acquired by Singapore Art Museum


About TULUS
For over 6 years of his career, TULUS has received around 43 music and cinematography awards. He has been working independently under TulusCompany, a record label that he and his sister, Riri Muktamar, co-founded. As a record label and artist management, TulusCompany has released 3 music albums for TULUS and all of the songs on these albums were personally written by him.  
  The first album, released in late 2011, received numerous positive responses from music enthusiasts across the country. The Rolling Stones Indonesia Magazine placed it on the top list of the best Indonesian music albums in 2013, which in return granted him the Rookie of The Year award. 
In early 2016, TULUS released his new single titled Pamit. Pamit is part of his third album, Monokrom, which was release on August 2016. In this album, TULUS had the opportunity to   collaborate with The City of Prague Philharmonic in the Chech Republic. He conducted series of recording accompanied by stringed instruments from The City of Prague Philharmonic for 5 songs in the album.  

TULUS was born in Bukittinggi, West Sumatra, Indonesia. He he obtained bachelor degree on architecture but has always been passionate about music. The passion for music has existed ever since he was little, even though his family is not very musical. It was his mother who introduced TULUS to differend kinds of musical instruments.      
While studying architecture, he actually discovered  a very strong bond with music. For him, despite being very contradictive, not many people recognize that music and architecture actually have quite a lot of similarities. In music, he learned about how to appreciate beauty while also maintaining the structure and function of the music itself. Similarly, in architecture, these three aspects (beauty, structure, and function) are the main foundation of architecture-related works. 
Not only limited to music, TULUS has also done collaboration with various other proffesionals outside of the music industry. He has done music video, documentation video, performance art for music video, and other projects. He has collaborated with various artists, including Davy Linggar, Melati Suryodharmo, and Papermoon Puppet. 



Untitled 01

30 x 19.9 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 02

25 x 33.3 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 03

26.7 x 20 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 04

46.7 x 35 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 05

30 x 20.1 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 06

40 x 40 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 07

20 x 30 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 08

37.5 x 25 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 09

27 x 18 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 10

13.4 x 20 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 11

40 x 59.8 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 12

44.9 x 30 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 13

26.6 x 20 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 14

52.5 x 35 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 15

20 x 30 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 16

60.2 x 40 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 17

44.9 x 30 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 18

60 x 40 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 19

26.7 x 40 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 20

59.8 x 40 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 21

30 x 20 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 22

13.4 x 20 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 23

15 x 22.5 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 24

60 x 40 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 25

25 x 16.7 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 26

25 x 16.7 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 27

25 x 16.7 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 28

25 x 16.7 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 29

27 x 18 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 30

36 x 27 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 31

53.3 x 40 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 32

52.4 x 35 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 33

50 x 50 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 34

37.5 x 25 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 35

20 x 15 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 36

30 x 45 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 37

45 x 30 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 38

44.9 x 30 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 39

44.9 x 30 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 40

30 x 20 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 41

30 x 40 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 42

30 x 20 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 43

40.7 x 27 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 44

30 x 35 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 45

26.5 x 40 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 46

25 x 40 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 47

| Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 48

37.5 x 25 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 49

40.5 x 27 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 50

22.5 x 15 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 51

30 x 20 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 52

24 x 18 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Untitled 53

30 x 40 cm | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar




Yang Juga Mendengar

54 photos variable dimension | Photo installation
2018


Konsep Karya

Bukan hanya kalian yang punya telinga.

Pori kayu temanku, kalsium karbonat di dalam cat

dinding itu, hingga rongga-rongga halus

di kuatnya besi jagoan kami, juga bisa mendengar.

Sesungguhnya, semua kalimat yang terucap,

terekam jelas entah, dan di mana-mana. Memahat,

dan membawa rona di masa depan.

 

Dari kami, yang juga mendengar.

 

Di atas adalah surat dari pori kayu,

besi, hingga dinding yang juga mendengar